![]() |
foto : ist |
MADIUN (KR) Tingginya curah
hujan dua hari terakir ini menyebabkan bencana banjir dibeberapa wilayah Kabupaten
Madiun. Hingga pukul 23.00 WIB, Selasa (5/3) debit air mulai surut dibeberapa
titik, namun di daerah yang lebih rendah
cenderung meningkat. Warga yang terdapak banjir mulai mendapatkan bantuan dari Badan
Penanggulangan Bencana pagi ini, Rabu (6/3).
Berikut daerah Kabupaten madiun yang terkena musibah banjir, yakni
KEC. PILANGKENCENG
Dusun Jetak Ds. Purworejo Kec. Pilangkenceng (ketinggian air 1 s.d 2
meter) Warga yang terdampak ± 150 orang telah dievakuasi ke Ponpes Klubuk Desa.
Kedungrejo Kec. Pilangkenceng dan sebagian warga naik ke jalan Tol.
KEC. MEJAYAN
2. Dsn. Mrau Ds. Ngampel, warga yang terdampak ± 250 KK sudah dilakukan
evakuasi
- Dalam bencana banjir ini RT.
20/19 RW. 06 , keadaan banjir terparah dan debit air tertinggi, mengiat daerah tersebut lingkungan agak turun
dari permukaan jalan utama dan dekat dengan Kali bengawan solo.
KEC. WUNGU
Ds Tempursari Kec. Wungu (ketinggian air ± 30 cm)
sementara Jalur Ds. Tempursari - Ds. Nglanduk tidak dapat dilalui R.2
maupun R.4
KEC. BALEREJO
Ds. Bulakrejo, Ds. Warurejo, Ds. Garon, Ds. Glonggong, Ds. Pacinan, Ds.
Jeruk Gulug dan Ds. Balerejo.

KEC. SARADAN
1. Dsn Sumberan Ds. Klumutan (banjir menggenangi rumah warga)
2. Ds. Sokorejo (banjir menggenangi rumah warga Rt. 1/1) 7 KK sudah
mengungsi.
3. Ds. Sugihwaras air sungai meluap sampai dengan jalan raya Madiun –
Surabaya, Pkl 03.30 air sudah surut
4. Ds. Bener (banjir menggenangi jalan dan rumah warga Dsn. Boto)
ketinggian air ± 15 cm
5. Ds. Bongsopotro (banjir menggenangi ± 40 rumah warga), Pkl 02.30 wib
air sudah mulai surut.
Dari beberapa daerah di wilayah kecamatan tersebut, meskipun mulai
surut diharapan untuk tetap waspada menyusul cuaca yang saat ini masih mendung
dan perkiraan BMKG Provinsi jawa timur masih terjadi hujan pada hari ini hingga
besok. (AGM)