Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Tak Kuat Tahan Volume Dan Debit Air Yang Tinggi, Tanggul Sungai Sono Jebol


PONOROGO (KR) - Tanggul sungai Sono yang berada di Desa Ngadisanan, Kecamatan Sambit Jebol. Hal ini di sebabkan oleh volume air sungai di wilayah Ponorogo yang meninggi akibat hujan dengan intensitas cukup tinggi yang terjadi wilayah Ponorogo di mulai sore kemarin. Senin, (4/3)


Imam Basori selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo mengatakan hujan yang merata untuk wilayah Ponorogo terjadi dari pukul 19:00 WIB sampai jam 2 pagi hari.


“Untuk intensitas curah hujan yang tinggi terjadi di wilayah timur Ponorogo. Khususnya Sambit sehingga menyebabkan tanggul sungai sono jebol,” ungkapnya, Selasa (5/3).


Dikatakan lebih lanjut jebolnya tanggul akibat volume air disungai sangat tinggi sehingga sungai sampai meluap. “Ini volumennya air tinggi, dan debit air sangat desar, tanggul tak bisa menahan derasnya air akhirnya jebol,” jelas bashori.


Untuk mengantisipasi sementara BPBD Kabupaten Ponorogo dibantu warga Ngadisanan bergotong royong untuk membetulkan kembali tanggul sungai sono yang jebol.


“Ini untuk mencegah terjadinya luapan air seperti tadi malam yang sempat menggenangi beberapa rumah warga Ngadisanan,” pungkasnya.


Kepala Pelaksana BPBD tersebut juga berpesan kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan selalu berhati-hati karena cuaca hujan lebat akan terjadi selama satu minggu kedepan.
Dilansir dari : ponorogo.go.id

IKLAN

Recent-Post