Antisipasi Banjir, Bronjong Sungai Sukosari Sudah Selesai 100%
MADIUN(KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pemerintah desa Sukosari Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun mengupayakan pemasangan bronjong di tebing Sungai Sukosari wilayah rawan longsor. "Pekerjaan mulai dilaksanakan sejak bulan agustus, kalau lamanya pekerjaan 30 hari termasuk mobilisasi kami dan sebagainya, perkiraannya akhir Agustus mendatang sudah selesai," kata Kepala Desa Sukosari Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun Bapak Kusno.
MENURUT Kades Sukosari Bapak Kusno, pemasangan bronjong atau kotak dari anyaman kawat baja yang penggunaannya diisi batu-batu di tebing Sungai sukosari itu untuk mencegah erosi semakin parah menyusul kejadian longsor beberapa waktu lalu. Kades Sukosari Kusno mengatakan, setidaknya ada satu titik tebing yang mengalami longsor dengan lebar sekitar 50 meter di dekat Makam,sungai tersebut, satu titik di Dusun jeblokan kemudian desa sukosari. "Secara umum tidak ada masalah, cuma kendalannya di bagian bawah, karena harus menyetop aliran sungai agar tidak dilewati, dan harus dibelokkan dulu. Tidak mudah mengerjakan posisi di dalam sungai," katanya.
PROSES pengerjaan dilakukan disaat musim kemarau yang karena kalau musim hujan sungai sangat deras dan aliran sungai sering banjir, meskipun di wilayah tersebut. "Tetapi mudah-mudahan karena niat kita untuk bersama masyarakat desa sukosari, mengurangi dampak risiko yang luas, dengan segala konsekuensi harus dikerjakan sesuai dengan waktu yang sudah disepakati. Dan ini perlu komitmen bersama," tambah Kades Sukosari Bapak Kusno.
SEMENTARA ITU, terkait dengan anggaran perbaikan infrastruktur sungai dianggarkan dari dana BKK. Kades Bapak Kusno beserta masyakat desa Sukosari berharap semoga pembangunan di desa Sukosari bisa menjadi maju seperti desa lain nya. (KR-SAIFUL ARIF).