Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Pendapatan Retribusi Pasar Tradisional di Ngawi Tahun 2024 Lampaui Target Capai 105 Persen

NGAWI (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pendapatan retribusi pasar tradisional di Ngawi tahun lalu berhasil melampaui target. Besarannya Rp 2,7 miliar atau 105 persen dari target Rp 2,5 miliar. Surplus lima persen itu didorong optimalisasi pengelolaan 18 pasar tradisional yang rutin dipantau dinas perdagangan, perindustrian, dan tenaga kerja (DPPTK).

 


Menurut Kepala DPPTK Ngawi Kusumawati Nilam, pencapaian ini menjadi indikasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Pihaknya terus memperbarui data pedagang untuk memastikan pengelolaan yang lebih baik. "Kami optimistis potensi pendapatan bisa meningkat lebih jauh," ujarnya, Minggu (2/2/2025) lalu.


Meski retribusi melampaui target, satu pasar rakyat di Ngawi belum menyetorkan retribusi. Pasar Besar Ngawi (PBN), yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada akhir 2021, masih dalam tahap pemeliharaan dan belum diserahkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum ke Pemkab Ngawi. "Jika pengelolaannya sudah diserahkan ke daerah, potensi pendapatan akan jauh lebih besar. Pasar ini memiliki seribu pedagang yang bisa berkontribusi signifikan terhadap PAD," ucapnya.

 

Dengan pencapaian di atas target dan adanya potensi tambahan dari PBN, DPPTK optimistis tahun ini pendapatan retribusi meningkat signifikan. "Kami terus memonitor pengelolaan pasar dan mendorong optimalisasi fasilitas agar pertumbuhan ekonomi di sektor ini makin maksimal," pungkasnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-FEB/AS) 

IKLAN

Recent-Post