Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Pengabdian Doktor di Desa Memberikan Edukasi dan Literasi Masyarakat Tentang Cerdas Digital

MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) – Dalam upaya meningkatkan literasi media di era digital, program pengabdian kepada masyarakat bertajuk "Cerdas Digital Masyarakat Desa: Implementasi Literasi Media" telah sukses digelar di Desa Bader, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Kegiatan yang berlangsung Senin (3/2/2025) ini dihadiri oleh warga desa yang antusias mempelajari cara bijak menggunakan media digital. 



DUA
akademisi dan pakar komunikasi, Dr. Nunik Hariyani dan Dr. Jayadi, hadir sebagai narasumber utama. Mereka memberikan pemahaman tentang pentingnya literasi media dalam menghadapi arus informasi yang semakin cepat dan kompleks. "Di era digital saat ini, masyarakat perlu memiliki keterampilan memilah informasi yang benar dan menghindari hoaks. Literasi media tidak hanya soal memahami informasi, tetapi juga bagaimana menggunakannya dengan bijak untuk kepentingan bersama," ujar Dr. Nunik Hariyani dalam sesi pemaparan. 


SEMENTARA Dr. Jayadi menambahkan bahwa literasi digital tidak hanya penting bagi individu, tetapi juga bagi komunitas desa agar lebih berdaya di era teknologi. "Dengan pemahaman yang baik, masyarakat bisa memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan potensi desa, seperti pemasaran digital produk lokal atau penyebaran informasi yang lebih efektif," jelasnya. 


KEGIATAN ini dikemas dalam bentuk diskusi interaktif. Para peserta juga diajak untuk lebih kritis terhadap berita yang mereka konsumsi dan bagikan di media sosial. Dengan terselenggaranya program ini, diharapkan masyarakat Desa Bader semakin cerdas dalam memanfaatkan media digital, sehingga dapat terhindar dari penyebaran informasi yang tidak benar dan lebih siap menghadapi tantangan era digital. 


SELAIN pelatihan literasi digital, peserta juga diberikan pelatihan pengolahan produk lokal bersama mahasiswa KKN Universitas Merdeka Madiun. Salah satu produk unggulan yang dibuat adalah minuman sehat berbahan dasar empon-empon jahe, yang telah lama menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat Desa Bader. 


PADA  pelatihan tersebut juga dipandu tentang pemasaran digital, untuk memberikan wawasan tentang strategi memasarkan produk melalui platform online seperti media sosial dan marketplace. Para peserta diajarkan cara membuat konten promosi yang menarik, serta strategi harga dan distribusi yang efektif. “Produk lokal seperti minuman empon-empon memiliki potensi besar di pasar digital, terutama dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat. Dengan strategi pemasaran yang tepat, produk ini bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar DPL KKN. 



SEJUMLAH
pelaku usaha lokal yang mengikuti pelatihan ini mengaku mendapatkan wawasan baru dalam mengembangkan usahanya. “Kami sangat terbantu dengan pelatihan ini, terutama dalam hal promosi online. Selama ini kami hanya mengandalkan penjualan langsung, tetapi sekarang kami paham bagaimana memanfaatkan media sosial untuk menjangkau lebih banyak pelanggan,” ungkap Ibu Yuni salah satu peserta pelatihan. 


DENGAN adanya sesi ini, diharapkan warga Desa Bader tidak hanya semakin cerdas dalam menggunakan media digital, tetapi juga mampu mengoptimalkannya untuk mendukung perekonomian lokal melalui pemasaran produk secara lebih luas dan efektif. (KR-NH/IST).

IKLAN

Recent-Post